Dampak Buruk Bagi Pria Perokok!!!

Jumat, 28 Juni 2013 - 16:38:58 WIB
Diposting oleh : htv | Kategori: Health & Sport | Dibaca: 156700 kali
Pria Perokok

Bagi kebanyakan orang, terutama pria, merokok bukanlah sekedar kebutuhan, melainkan bagian dari gaya hidup. Padahal, sudah menjadi rahasia umum bahwa nikotin dan zat lain nya yang berada dalam kandungan asap rokok berdampak mengganggu kesehatan, termasuk pada kerusakan alat kelamin pria.

Dr Vijaysarathi Ramanthan yang merupakan spesialis kesehatan pria mengatakan, merokok dapat mempengaruhi setiap organ tubuh manusia, tak terkecuali organ yang berguna untuk fungsi seksual.

"Orang-orang perlu memahami bahwa ereksi pada pria memiliki banyak hubungan dengan pembuluh darah serta kesehatan jantung," terang Vijaysarathi, seperti yang dilansir Health India. Bahkan, perokok dua kali lebih besar kemungkinan mengalami disfungsi ereksi ketimbang orang-orang yang bukan perokok," jelas Ramanthan.

Dibawah ini adalah beberapa dampak buruk dalam kehidupan seks pria yang ditimbulkan karena merokok :

1. Mengakibatkan Pria Kurang Tertarik Pada Gairah Seks

kekacauan kadar testosteron pria pria dapat disebabkan karena merokok. Dimana testosterone sendiri merupakan hormone berperan meningkatkan libido dan pertumbuhan otot. Seseorang pria yang sedang bergairah ataupun kurang bergairah tergantung pada kadar testosteronnya.

 

2. Merokok Dapat Merusak Penis

Rokok dapat merusak penis dengan dua kemungkinan. Yaitu karena vasospastic dan pengerasan arteri. Vasospastic dapat diakibatkan karena merokok. Vasospastic sendiri yaitu mengejangnya arteri di penis yang mengakibatkan suplai darah berkurang. Sedangkan pengerasan arteri yang menjadikan perubahan fisiologis ini membuat arteri penis tersumbat dan menyempit yang berakibat terjadi nya kerusakan permanen didalam mekanisme ereksi.

3. Memperkecil Kemungkinan Untuk Menjadi Seorang Ayah

Jumlah sperma yang menurun juga dapat diakibatkan karena merokok. Pada akhirnya tingkat kesuburan pria terganggu. Tidak hanya itu, merokok juga mempengaruhi pergerakannya serta mengacaukan bentuk sperma, sehingga menjadikan sperma lebih sulit membuahi sel telur.

4. Produksi Hormon Terhambat

Merokok juga meningkatkan kandungan karbon monoksida dalam darah yang menghambat aktifitas produksi sel hormon. Disfungsi endotel juga salah satu efek jangka panjang karena merokok. Disfungsi endotel yaitu terganggu nya proses biokimia yang normal dilakukan sel-sel yang ada pada lapisan permukaan bagian dalam pembuluh darah.

Keterangan diatas sudah jelas. Sekarang saat nya bagi anda menentukan pilihan sendiri. Merokok atau tidak merokok, berhenti merokok atau masih menghisap rokok, dampak serta akibatnya akan kembali pada diri kita sendiri.

 

Artikel Lainnya

7019 Komentar

Cara Memesan Jelly Gamat Gold G
29 Juni 2013 - 10:32:28 WIB

tulisan yang bagus dan bermanfaat sekali....terimakasih untuk postingannya!
Cara Memesan Jelly Gamat Gold G
29 Juni 2013 - 10:36:37 WIB

artikel yang bagus dan bermanfaat..makasih buat infonya
obat rematik
29 Juni 2013 - 11:18:32 WIB

makasih atas informasinya
Ace Maxs
29 Juni 2013 - 11:30:51 WIB

hanya terimakasih yang kami bisa ucapkan atas informasi-informasa yang telah di berikan
obat jantung koroner herbal
29 Juni 2013 - 11:46:26 WIB

mantap nih gan artikelnya, thanks ya
obat kolesterol
29 Juni 2013 - 13:31:22 WIB

makasih atas informasinya
obat asam urat tradisional
29 Juni 2013 - 15:36:51 WIB

terima kasih atas informasinya http://t.co/GyNGLhXyr8
cara mengobati kanker hati
30 Juni 2013 - 14:54:50 WIB

perbedaan jadi tidak berarti
obat darah tinggi
01 Juli 2013 - 07:16:50 WIB

thanks infonya
bermanfaat
obat kelenjar getah bening
01 Juli 2013 - 07:39:51 WIB

kunjungan pagi ....
Hal: « Last « Previous 123...702 | Next » | First »

Isi Komentar

BMI Calculator
  • Hitung BMI Anda
  • Berdasarkan Depkes RI
    Kurus:
    - Kekurangan BB tingkat berat = <17
    - Kekurangan BB tingkat ringan = 17 - 18,4
    - Normal = 18,5 - 25
    Gemuk:
    - Kelebihan BB tingkat ringan = 25,1 - 27
    - Kelebihan BB tingkat berat = >27

  • Berdasarkan WHO
    - Underweight grade III = <16
    - Underweight grade II = 16 - 16,9
    - Underweight grade I = 17 - 18,4
    - Underweight = 18,5 - 19,9
    - Acceptable = 20 - 24,9
    - Overweight = 25 - 29,9
    - Obesity I = 30 - 34,9
    - Obesity II = 35 - 39,9
    - Obesity III = > 40
  • Body Mass Index (BMI) atau dalam bahasa Indonesia disebut Index Masa Tubuh (IMT) merupakan metode paling praktis dalam menentukan berat badan, apakah termasuk Underweight (kurang), normal, Overweight (kelebihan berat badan) atau kegemukan (Obesitas).

Government Project

Browser yang sering anda gunakan?

Mozilla firefox
Internet Explorer
Crome
Safari
Opera

Lihat Hasil Poling

3886074

 Pengunjung hari ini Pengunjung hari ini : 160
 Total pengunjung Total pengunjung : 833258

 Hits hari ini Hits hari ini : 316
 Total Hits Total Hits : 3886074

 Online Online    : 3
 ip IP            : 54.221.136.62
 Proxy Proxy      : -
 browser Browser : Opera Mini