Menikah Beda Agama, Sah atau tidak Menurut Hukum?

Selasa, 03 Juli 2012 - 22:03:05 WIB
Diposting oleh : htv | Kategori: Politic & Law | Dibaca: 4059 kali
Menikah beda agama menurut hukum Indonesia

Perkawinan adalah sah secara hukum apabila memenuhi kedua syaratnya, baik syarat materiil maupun formil. Syarat sahnya perkawinan di atur dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, tepatnya dalam pasal 2 diatur bahwa sebuah perkawinan sah secara hukum apabila dilakukan menurut hukum agama dan kepercayaan dari masing-masing pihak yang akan menikah dan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Yang dimaksud syarat materiil dari sebuah perkawinan dalam pasal ini adalah bahwa perkawinan yang akan dilakukan sah menurut agama masing-masing pihak. Apabila pasangan yang akan menikah dilakukan oleh pasangan yang berbeda agama, maka kembali melihat pada hukum agama masing-masing pihak. Untuk jelasnya di bawah ini adalah pemahaman tentang pernikahan beda agama pada masing-masing ajaran agama di Indonesia.

-Agama Islam-
Dalam ajaran agama Islam, terdapat dua pandangan mengenai hal ini. Pandangan yang pertama menyatakan bahwa dimungkinkan adanya perkawinan beda agama. Tetapi hal ini hanya dapat dilakukan jika pihak pria beragama Islam, sementara pihak perempuan beragama non-islam (Al Maidah(5):5). Apabila kondisinya sebaliknya, maka perkawinan beda agama tidak dapat dilakukan (Al Baqarah(2):221). Pada pandangan yang lain lagi menyatakan bahwa dalam agama Islam, apapun kondisinya, perkawinan beda agama tidak dapat dilakukan (Al-Baqarah [2]:221).

-Agama Kristen-
Dalam agama Kristen (Protestan) perkawinan beda agama tidak dapat dilakukan. Alasan apapun yang mendasarinya, dalam agama ini perkawinan beda agama dilarang. (I Korintus 6 : 14-18).

-Agama Katolik-
Bagi agama Katholik, pada prinsipnya perkawinan beda agama katolik tidaklah dapat dilakukan, Hal ini dikarenakan karena agama Katholik memandang perkawinan sebagai sakramen. Namun kemudian pada tiap gereja katolik pasti ada proses dispensasi yang memungkinkan terjadinya perkawinan beda agama.

-Agama Buddha-
Dalam agama Buddha sebenarnya perkawinan beda agama tidaklah terlalu bermasalah. Hanya saja, memang disarankan untuk satu agama. Hal ini disebabkan pertimbangan kehidupan nantinya dalam perkawinan itu sendiri.

-Agama Hindu-
Dalam agama Hindu tidak dikenal adanya perkawinan beda agama. Hal ini terjadi karena sebelum perkawinan harus dilakukan terlebih dahulu upacara keagamaan. Apabila salah seorang calon mempelai tidak beragama Hindu, maka dia diwajibkan sebagai penganut agama Hindu, karena kalau calon mempelai yang bukan Hindu tidak disucikan terlebih dahulu dan kemudian dilaksanakan perkawinan (Ketentuan Seloka V89 kitab Manawadharmasastra).

Penjelasan singkat diatas dapat dijadikan pertimbangan, apakah kemudian perkawinan beda agama yang akan dilakukan memenuhi persyaratan materiilnya (sesuai agama masing-masing pihak).

Selanjutnya, hal penting lain yang harus diperhatikan adalah apakah secara formil perkawinan beda agama tersebut telah memenuhi persyaratan. Di Indonesia, sebuah perkawinan wajib di daftarkan (di catat) di instansi yang telah ditentukan (KUA bagi pasangan beragama Islam dan Kantor Catatan Sipil bagi pasangan yang beragama Non-Islam). Dalam hal ini setiap pasangan yang akan mencatatkan perkawinannya wajib memilih salah satu instansi ini.

UU No.1 tahun 1974 tentang Perkawinan, menjadi dasar di Indonesia bahwa tidak dimungkinkan untuk melakukan perkawinan beda agama. Yang kemudian mungkin dapat dilakukan adalah melakukan perkawinan beda agama di luar negeri kemudian mencatatkan perkawinan tersebut di KUA/Kantor Catatan Sipil.

Perlu diketahui bahwa dengan dicatatkannya perkawinan beda agama yang dilakukan di luar negeri tidak serta merta membuat perkawinan itu sah di mata hukum Indonesia karena KUA/KCS hanya lembaga pencatat perkawinan.

 

Artikel Lainnya

141 Komentar

Obat Melancarkan Pembuluh Darah
14 September 2013 - 11:12:40 WIB

Membuat situs berkualitas akan membantu menyebarkan informasi positif. Semoga apa yang
dikerjakan dengan situs ini selalu memberikan inspirasi dan motivasi untuk kemajuan daerahnya.*--*/
Obat Perikarditis
14 September 2013 - 11:17:24 WIB


situs yang banyak bermanfaat bagi para komunitasnya, tetap berkarya dan sukses! -*+*//
Obat Muntaber
14 September 2013 - 11:22:21 WIB

thanks atas info yang telah diberikan pasti bermanfaat dan berguna banget bagi saya thnks yah gan +*-*/-*/
Obat Rematik
14 September 2013 - 11:27:23 WIB


terimakasih. tambah terus artikelnya pak admin, agar masyarakat bisa mendapatkan tutorial yg lengkap +-*/--+*//
Obat Tekanan Darah Tinggi
14 September 2013 - 11:33:22 WIB

Infonya sungguh sangat berguna pak admin... thanks ya.. -*/-*/-*/
Obat Tradisional Diabetes
14 September 2013 - 11:36:25 WIB


Infonya sungguh sangat bermanfaat pak admin... thanks ya.. +-*/+-*/+-*/
Obat Kista
14 September 2013 - 11:41:44 WIB

tulisan yang bagus dan bermanfaat sekali....terimakasih untuk postingannya! *+-*+-*+-*+-**+-*
Obat ISPA
14 September 2013 - 11:47:11 WIB

terimakasih telah mau membagi pengetahuannya.. semoga menjadi berkah dan amal ibahdah*+-/+-*/
Obat Asam Urat
14 September 2013 - 11:52:21 WIB

artikel yang bagus dan bermanfaat..makasih buat infonya
+-*/+-*/++-**/
Obat Kejang Kejang
14 September 2013 - 12:55:33 WIB

nice share, semoga sukses selalu pak!
+-*+--+-*-----
Hal: « Last « Previous 123...15 | Next » | First »

Isi Komentar

Masukan nama

website anda

Isi Komentar

Masukkan 6 kode diatas

BMI Calculator
  • Hitung BMI Anda
  • Berdasarkan Depkes RI
    Kurus:
    - Kekurangan BB tingkat berat = <17
    - Kekurangan BB tingkat ringan = 17 - 18,4
    - Normal = 18,5 - 25
    Gemuk:
    - Kelebihan BB tingkat ringan = 25,1 - 27
    - Kelebihan BB tingkat berat = >27

  • Berdasarkan WHO
    - Underweight grade III = <16
    - Underweight grade II = 16 - 16,9
    - Underweight grade I = 17 - 18,4
    - Underweight = 18,5 - 19,9
    - Acceptable = 20 - 24,9
    - Overweight = 25 - 29,9
    - Obesity I = 30 - 34,9
    - Obesity II = 35 - 39,9
    - Obesity III = > 40
  • Body Mass Index (BMI) atau dalam bahasa Indonesia disebut Index Masa Tubuh (IMT) merupakan metode paling praktis dalam menentukan berat badan, apakah termasuk Underweight (kurang), normal, Overweight (kelebihan berat badan) atau kegemukan (Obesitas).

Government Project

Browser yang sering anda gunakan?

Mozilla firefox
Internet Explorer
Crome
Safari
Opera

Lihat Hasil Poling

868303

 Pengunjung hari ini Pengunjung hari ini : 411
 Total pengunjung Total pengunjung : 265719

 Hits hari ini Hits hari ini : 1944
 Total Hits Total Hits : 868303

 Online Online    : 5
 ip IP            : 54.205.205.47
 Proxy Proxy      : -
 browser Browser : Opera Mini